Home / Daerah / Lingkungan / Nasional / News / Opini / Pemerintah Aceh / Sosial

Selasa, 28 Oktober 2025 - 17:35 WIB

Aceh Dua Dekade Damai, Wagub Fadhlullah Tegaskan Daerah Tetap Kondusif dan Dorong Penguatan Mitigasi Bencana

Banda Aceh – nusaone.id

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menegaskan bahwa Aceh saat ini termasuk daerah paling kondusif di Indonesia, meski memiliki tantangan besar dalam hal mitigasi dan penanggulangan bencana. Hal itu disampaikan saat dirinya memimpin Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana se-Aceh Tahun 2025, yang digelar di Ruang Serba Guna Kantor Gubernur Aceh, Selasa (28/10/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., para bupati dan wali kota se-Aceh, unsur Forkopimda, Kepala BPBA, serta perwakilan dari Polda Aceh, Kodam Iskandar Muda, dan Basarnas.

Baca Juga |  Kapolres Pidie Jaya Pimpin Apel Pemantapan, Soroti Kesiapan Personel Hadapi Dinamika Kamtibmas

 

Dalam sambutannya, Fadhlullah menyoroti kondisi geografis Aceh yang memiliki 260 pulau kecil, yang selain menyimpan potensi wisata dan sumber daya alam, juga memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap bencana. Ia berharap agar pemerintah pusat terus memberikan dukungan dan perhatian terhadap kesiapsiagaan bencana di Aceh.

 

“Aceh memiliki banyak pulau indah, tapi juga rentan terhadap ancaman bencana. Tahun 2024 lalu, hanya 10 kabupaten/kota yang menerima bantuan kebencanaan dari pusat. Kita harap dukungan ini bisa semakin luas,” ujar Fadhlullah.

 

 

 

Lebih lanjut, Fadhlullah mengingatkan bahwa Aceh kini telah 20 tahun menjalani masa damai pascakonflik dan pandemi. Menurutnya, stabilitas keamanan yang terjaga merupakan modal besar untuk memperkuat pembangunan dan kesiapsiagaan daerah.

Baca Juga |  Wagub Aceh Fadhlullah Salurkan Bantuan Sosial Ratusan Miliar bagi Korban Bencana Pidie Jaya

 

“Alhamdulillah, Aceh termasuk daerah dengan tingkat kriminalitas terendah di Indonesia. Saat daerah lain menghadapi gejolak, Aceh tetap tenang dan kondusif. Namun kita tidak boleh lengah, kesiapsiagaan bencana tetap harus jadi prioritas,” katanya.

 

 

 

Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk memperkuat sistem mitigasi bencana di Aceh. Ia menilai, Aceh memiliki kesamaan karakteristik dengan Jepang, yang sama-sama rawan gempa, namun bisa mencontoh pola mitigasi yang tangguh dari Negeri Sakura tersebut.

Baca Juga |  Kapolda Aceh Tinjau Langsung Pemeriksaan Kesehatan Tahap I Calon Taruna/i Akpol 2026

 

“Jepang sering diguncang gempa, tapi mereka bisa tetap maju dan siap menghadapi bencana. Kami berharap bisa menjalin kerja sama antara BNPB dan pemerintah Jepang dalam penguatan mitigasi di Aceh,” ujarnya.

 

 

 

Letjen Suharyanto juga menambahkan bahwa sejak Presiden Prabowo Subianto memimpin pemerintahan, isu kebencanaan menjadi salah satu prioritas nasional. Pemerintah berkomitmen memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya pencegahan, mitigasi, dan penanganan bencana di seluruh Indonesia, termasuk Aceh.

Share :

Baca Juga

News

PW IWO Aceh Apresiasi HUT ke-4 Barsela24news.com, Dorong Terus Berkembang

Nasional

Faisal Mhd SE Sambut Kedatangan Tgk Habibi Nawawi LC dengan Penuh Kekeluargaan

Nasional

Teladan Pengabdian: Semangat Zulfahmi Reza Jadi Inspirasi Seluruh Anggota RAPI Bireuen

Opini

Fadhlullah Akhiri Polemik APBK Aceh Singkil 2026 Lewat Mediasi

Daerah

‎Polres Pidie Sosialisasikan Larangan Karhutla Lewat Pemasangan Spanduk di Sejumlah Kecamatan

Nasional

HUT Ke-24 Abdya Berlangsung Meriah, Dukungan Perbankan dan Perusahaan Mengalir

Opini

Lost Contact Sejak Pagi, Helikopter PK-CFX Berakhir Hancur di Sekadau

Daerah

Kapolda Aceh Ajak Influencer Muda Sajikan Konten Berimbang Dalam Kegiatan Saweu Keude Kupi