Home / Daerah / Lingkungan / Nasional / News / Opini / Pemerintah Aceh / Peristiwa / Sosial / TNI/POLRI

Sabtu, 10 Januari 2026 - 00:34 WIB

Akses Antar Gampong Kembali Terbuka, Bupati Pidie Jaya Tinjau Jembatan Gantung Garuda

Pidie Jaya — nusaone.id — Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi, MA, S.Sos, ME bersama Dandim 0102 Pidie dan Kapolres Pidie Jaya meninjau Jembatan Gantung Garuda yang menghubungkan Gampong Seunong, Kecamatan Meurah Dua, dengan Gampong Blang Awe, Kecamatan Meureudu, Jumat (9/1/2026). Jembatan tersebut kini sudah dapat digunakan masyarakat sebagai akses penghubung antarwilayah.

Peninjauan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda, Muspika, keuchik, tokoh masyarakat, aparatur gampong, serta warga setempat. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kondisi jembatan aman, layak, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam pemulihan akses pascabencana.

Baca Juga |  Belum Alim Jangan Pulang, Abiya Jeunieb Bagikan Kunci Kesuksesan Ulama

Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi menyampaikan bahwa kehadiran Jembatan Gantung Garuda merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam membuka akses hidup masyarakat pedesaan. Pemerintah daerah, kata dia, terus mendorong percepatan pembangunan dan pemulihan infrastruktur dasar melalui kolaborasi lintas sektor.

“Jembatan ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi akses hidup masyarakat. Pemerintah hadir untuk memastikan jembatan dapat digunakan dengan aman dan memberi dampak nyata bagi aktivitas warga,” ujar Bupati.

Jembatan Gantung Garuda merupakan bagian dari Program Sosial Ekspedisi 1.000 Jembatan Gantung untuk Indonesia yang menyasar wilayah dengan tingkat keterisolasian tinggi dan risiko keselamatan penyeberangan sungai. Pembangunan jembatan ini diharapkan mampu menjawab persoalan keterbatasan akses yang selama ini dihadapi masyarakat.

Baca Juga |  Komandan Sesko TNI Marsekal Madya TNI Arif Widiyanto “Ngopi Kebangsaan” Bareng DPD IKAL Aceh

Pembangunan jembatan ini bertujuan menghilangkan hambatan mobilitas warga, terutama bagi pelajar, petani, pedagang, serta masyarakat yang membutuhkan akses layanan kesehatan dan administrasi pemerintahan. Selain itu, jembatan ini juga menjadi solusi atas risiko penyeberangan sungai, khususnya saat musim hujan dan debit air meningkat.

Baca Juga |  Pantau Keramaian, Polres Pidie Jaya Turunkan Personel ke Pantai dan Pasar

Dandim 0102 Pidie menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan jembatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap pembangunan wilayah dan penguatan ketahanan sosial masyarakat. Sementara itu, Kapolres Pidie Jaya mengimbau masyarakat agar mematuhi aturan keselamatan dalam penggunaan jembatan demi menjaga keberlanjutan fungsi dan keamanan jembatan.

Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembangunan infrastruktur yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, berorientasi pada keselamatan publik, serta mendorong pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.

(Prokopim)

Share :

Baca Juga

Daerah

Asisten III Sekda Aceh Besar Tinjau Langsung RSUD Dan Pastikan Pelayanan Kembali Normal

Daerah

Polda Aceh Serahkan DS, Tersangka Kasus Ujaran Kebencian ke Kejaksaan

Opini

Pro-Kontra Pergub JKA, Pengamat Tegaskan Tidak Hapus Jaminan Masyarakat Miskin

Nasional

Sinergi Pusat dan Daerah, Aksi Praja IPDN di Aceh Tamiang Dapat Pujian

Opini

Disertasi Alumni Dayah Ungkap Konsep Hibrid, Sidang Berlangsung Dinamis

Opini

Fadlullah Pastikan Bantuan Rumah Korban Bencana Tersalurkan Tepat Sasaran

Lingkungan

Polres Pidie Jaya Gencarkan Imbauan Anti Karhutla di Kawasan Perkebunan

Daerah

Polda Aceh Nyatakan Dua Berkas Perkara Korupsi Beasiswa BPSDM Aceh Lengkap, Tersangka Diserahkan ke JPU