Home / Daerah / Lingkungan / Nasional / News / Opini / Pemerintah Aceh / Peristiwa / Sosial

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:27 WIB

Bupati Pidie Jaya Terima Kunker DPR RI, Bahas Penanganan Sungai Merdu Pascabanjir

nusaone.id – Pidie Jaya – Bupati Pidie Jaya Tgk. H. Sibral Malasyi MA, S.Sos, ME menerima kunjungan kerja Anggota Komisi IV DPR RI T.A. Khalid bersama rombongan di Posko Utama Banjir Kabupaten Pidie Jaya, Rabu (5/3/2026). Kunjungan tersebut membahas percepatan penanganan pascabencana banjir di wilayah itu.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Pidie Jaya didampingi Wakil Bupati Hasan Basri, ST, MM serta Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie Jaya Dr. Munawar Ibrahim, S.Kp, M.PH bersama jajaran pemerintah daerah lainnya.

Turut hadir para asisten, kepala SKPK, Kepala Pelaksana BPBD, Inspektur, serta para kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Pidie Jaya.

Baca Juga |  Evakuasi Kecelakaan Pesawat di Sulsel Berlanjut, SAR Gabungan Temukan 11 Paket

Pertemuan tersebut difokuskan pada percepatan penanganan dampak banjir, terutama normalisasi Sungai Merdu yang selama ini kerap meluap saat hujan deras.

Selain itu, pembahasan juga mencakup penanganan timbunan lumpur serta pembersihan material seperti kayu dan pasir yang terbawa arus banjir.

Bupati Pidie Jaya Tgk. H. Sibral Malasyi mengatakan, pemerintah daerah bersama Satgas dan kementerian terkait terus melakukan langkah-langkah percepatan pemulihan agar masyarakat segera dapat kembali beraktivitas normal.

Baca Juga |  Polres Pidie Jaya Gelar Donor Darah Serentak, Wujud Polisi Humanis Peduli Sesama

Menurutnya, pembersihan Sungai Merdu menjadi salah satu prioritas utama agar aliran air dapat kembali lancar dan risiko banjir dapat diminimalkan.

“Penanganan Sungai Merdu menjadi prioritas karena sungai ini beberapa kali meluap saat hujan deras. Kami berharap normalisasi sungai dapat segera diselesaikan,” ujar Bupati.

Sementara itu, Wakil Bupati Pidie Jaya Hasan Basri menegaskan pentingnya penanganan secara menyeluruh dan berkelanjutan agar permasalahan banjir tidak terus berulang.

Ia juga menilai keterlibatan masyarakat dalam proses pemulihan sangat penting, terutama dalam kegiatan pembersihan lingkungan dan kawasan permukiman terdampak.

Baca Juga |  Kapolda Aceh Tiba di Langsa Lewat Jalur Darat, Beri Bantuan hingga Wifi Gratis untuk Warga

Selain normalisasi sungai, pemerintah daerah juga mendorong percepatan penyediaan fasilitas dasar bagi masyarakat yang menempati hunian sementara (huntara), khususnya ketersediaan listrik.

Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya berharap adanya dukungan penuh dari pemerintah pusat, DPR RI, serta seluruh pihak terkait agar proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan masyarakat dapat kembali hidup dengan lebih layak dan aman.

 

 

(Forkopimda)

Share :

Baca Juga

Daerah

Kejati Aceh Edukasi SMKN 1 Banda Aceh Kampanye Anti-Korupsi

Daerah

FKIJK Aceh Perkuat Kepedulian Sosial Melalui Renovasi Masjid Syuhada Kuala Simpang

Daerah

Kapolda Aceh Berikan Arahan kepada Personel Ditpamobvit dan Ditbinmas

Daerah

UIN Ar-Raniry Menargetkan Peningkatan Dana Riset MoRA The AIR Funds 2026

Daerah

Bahas Inflasi, Penanganan Bencana dan Persiapan Nuzulul Qur’an, Kapolda Aceh Hadiri Rapat Bersama Forkopimda Aceh

Daerah

H. Sibral Malasyi dan Hasan Basri Tinjau Langsung Huntara dan Infrastruktur Rusak di Pidie Jaya

Daerah

Normalisasi Sungai dan Perbaikan Jembatan Jadi Prioritas Pemulihan di Pidie Jaya

Daerah

Muallem–DekFadh Prioritaskan Daerah Terdampak, Langsa Terima Rp250 Juta