Home / Daerah / Lingkungan / Nasional / News / Opini / Pemerintah Aceh / Peristiwa / Sosial

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:16 WIB

Normalisasi Sungai dan Perbaikan Jembatan Jadi Prioritas Pemulihan di Pidie Jaya

nusaone.id – Pidie Jaya – Bupati H. Sibral Malasyi dan Wakil Bupati Hasan Basri melakukan peninjauan langsung infrastruktur terdampak bencana di Pidie Jaya, Rabu (4/3/2026), sekaligus memaparkan data indikator pemulihan pascabencana.

Tujuan kunjungan ini adalah memastikan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan cepat, tepat sasaran, dan mengutamakan keselamatan masyarakat.

Kegiatan ini diikuti Laksamana TNI Mayjen Nouldy Tangka serta rombongan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRRP) yang bertugas melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat.

Baca Juga |  DSN-MUI Terbitkan Fatwa Kegiatan Usaha Bulion Berbasis Syariah, Perkuat Landasan Industri Bulion Nasional

Rombongan meninjau sejumlah lokasi strategis, termasuk Huntara bantuan BNPB di Blang Awe, kawasan PDAM Beurawang, Beuringen, serta aliran Sungai dan Jembatan Blang Awe di Kecamatan Meureudu.

Bupati H. Sibral Malasyi mengatakan beberapa Huntara masih memiliki fasilitas terbatas, seperti plafon dan ventilasi yang belum memadai bagi warga terdampak.

Selain itu, kondisi sungai yang menggerus badan jalan dan permukiman warga menjadi perhatian serius pemerintah daerah agar risiko bencana susulan bisa diminimalkan.

Baca Juga |  Kuasa Hukum Muhammad Qusyasyi Minta Bupati Aceh Utara Segera Jalankan Putusan Pengadilan Tinggi Banda Aceh Berdasarkan Putusan PT TUN Medan

“Kami ingin pemulihan ini tidak sekadar memperbaiki kerusakan, tetapi juga memperkuat mitigasi agar kejadian serupa tidak kembali berdampak besar pada masyarakat,” ujar Bupati saat meninjau Sungai Blang Awe yang akan dinormalisasi dan diperkuat bronjong hingga muara.

Wakil Bupati Hasan Basri menambahkan prioritas pemulihan juga menyasar akses dasar, termasuk perbaikan Jembatan Blang Awe yang telah diperlebar demi kelancaran mobilitas warga.

Penanganan instalasi PDAM yang rusak parah di beberapa titik juga menjadi fokus utama, mengingat air bersih adalah kebutuhan pokok masyarakat terdampak.

Baca Juga |  IWATAN Buka Puasa Bersama Dan Santuni Anak Yatim

“Air bersih dan akses jalan adalah kebutuhan dasar. Kita pastikan pelayanan tetap berjalan meski sementara masih dalam kondisi darurat,” tegas Wakil Bupati Hasan Basri.

Melalui paparan indikator pemulihan dan peninjauan langsung, pemerintah daerah berharap dukungan pemerintah pusat melalui skema APBN dapat mempercepat rehabilitasi infrastruktur, sekaligus memulihkan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kehidupan masyarakat secara menyeluruh.

 

 

(Prokopim)

Share :

Baca Juga

Daerah

Ratusan Personel Polda Aceh Ikuti Donor Darah, Wujud Kepedulian Kemanusiaan

Opini

Fadhlullah Dampingi Tito di APEKSI 2026, Soroti Tata Kota dan Urbanisasi

Sosial

Polisi Saweu Sikula, Upaya Humanis Polres Pidie Jaya Bina Generasi Muda

Daerah

Kapok Sahli Pangdam IM Pimpin Upacara Bulanan di Blang Padang Banda Aceh

Daerah

Dalam Rangka HUT IKAHI ke-73, Para Pimpinan Pengadilan di Aceh Kunjungi Yayasan Penyantun, Pesantren, dan Rumah Sesepuh Hakim

News

PW IWO Aceh Apresiasi HUT ke-4 Barsela24news.com, Dorong Terus Berkembang

Nasional

Faisal Mhd SE Sambut Kedatangan Tgk Habibi Nawawi LC dengan Penuh Kekeluargaan

Peristiwa

Rumah Warga Terbakar, Polsek Jangka Buya Sigap Lakukan Penanganan