Home / News

Jumat, 12 Desember 2025 - 19:04 WIB

Dua DC Meregang Nyawa Pasca Menarik Paksa Motor Menunggak Cicilan

www.Nusaone.id | Jakarta Selatan – Dua Depcolektor (Jasa Penagih hutang) meregang nyawa setelah melakukan penarikan paksa satu unit speda motor di area Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis, 11 Desember kemarin.

Satu Depcolektor dinyatakan meninggal di lokasi kejadian dan satu lagi di rumah sakit setelah mendapat pertolongan medis dari rumah sakit.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly, kepada awak media menjelaskan kronologi lengkap kericuhan yang menewaskan dua debt collector di Kalibata, Jakarta Selatan.

Baca Juga |  Kasat Reskrim Polres Pidie Serahkan Bantuan Kapolda Aceh Kepada Warga Terdampak Bencana di Gampong Blang Pandak, Tangse

Insiden bermula saat para penagih utang hendak menarik motor yang menunggak cicilan. Pemilik motor menolak dan memanggil rekannya.

Keributan langsung pecah. Massa yang datang mengeroyok dua debt collector hingga satu tewas di lokasi dan satu lainnya meninggal di rumah sakit.

Lanjut Kapolres, Tak terima karena meninggal, rekan-rekan dari Depcolektor mendatangi lokasi dan melampiaskan kemarahan dengan merusak fasilitas serta membakar sejumlah properti, Jelas Kombes Nicolas Ary Lilipaly.

Baca Juga |  The Glory of Malahayati Cup 2025 Panaskan HUT ke-80 RI di Aceh, Hadirkan 228 Petenis dari Berbagai Kategori

Hasil pantauan di lokasi kejadian, situasi sempat kembali memanas saat massa Depcolektor kembali berkumpul. Polisi melakukan penjagaan ketat untuk mencegah mereka masuk ke area permukiman warga.

Namun sebagian massa bergerak di titik yang tak terduga, sehingga pembakaran terjadi di area yang dianggap aman.

Baca Juga |  Wagub Aceh Terima Delegasi Kedubes Selandia Baru, Bahas Perdamaian hingga Peluang Investasi

Kepolisian menegaskan prioritas utama adalah keselamatan warga agar tidak jatuh korban tambahan.

Polisi juga membenarkan adanya pembakaran mobil , motor dan tenda pedagang dalam kericuhan tersebut.

Saat ini kondisi kini mulai terkendali dan mengimbau semua pihak menahan diri dan waspada jika ada aksi balasan , jika melihat , segera laporkan kepada pihak yang berwajib, pinta salah seorang petugas.

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Didukung Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Pidie Jaya Percepat Perbaikan 296 Rumah Rusak

Daerah

Kapolres Pidie Jaya Ikuti Penyerahan Bantuan Rumah Tahap II, Dukung Percepatan Rehabilitasi Pascabencana

Daerah

Pemulihan Pascabanjir Dipercepat, Wagub Aceh Kawal Ketat Penyaluran Bantuan

Daerah

Tukar Mobil Dengan Sabu, IRT Asal Aceh Besar Ditangkap Polisi

Daerah

Sat Reskrim Polres Pidie Bagikan Takjil Door to Door kepada Warga

Daerah

Guncangan Kuat 10 Detik, Warga Simeulue dan Nias Utara Berhamburan Keluar Rumah

Daerah

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Simeulue, Warga Panik Keluar Rumah

Daerah

Audiensi Tim Supervisi, Pemkab Pidie Jaya Optimalkan Rehabilitasi dan Rekonstruksi