Home / Daerah / Lingkungan / Nasional / News / Opini / Pemerintah Aceh / Peristiwa / Sosial

Kamis, 5 Maret 2026 - 01:08 WIB

H. Sibral Malasyi dan Hasan Basri Tinjau Langsung Huntara dan Infrastruktur Rusak di Pidie Jaya

nusaone.id Pidie Jaya, – Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi MA, S.Sos, ME bersama Wakil Bupati Hasan Basri, ST, MM meninjau langsung sejumlah infrastruktur terdampak pascabencana sekaligus memaparkan indikator pemulihan, Rabu (4/3/2026). Kegiatan ini dilakukan bersama Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRRP).

Kunjungan ini diikuti Laksamana TNI Mayjen Nouldy Tangka, S.A.P., M.Tr.Opsla., CHRMP, serta rombongan Satgas PRRP yang bertugas mengecek progres rehabilitasi dan berkoordinasi dengan Forkopimda serta masyarakat setempat.

Bupati dan Wakil Bupati didampingi kepala OPD terkait mengunjungi Huntara bantuan BNPB di Blang Awe, kawasan PDAM Beurawang dan Beuringen, serta Sungai dan Jembatan Blang Awe di Kecamatan Meureudu.

Baca Juga |  Bhayangkari Polres Pidie Peduli Anak-Anak Terdampak Banjir

Dalam peninjauan, Bupati H. Sibral Malasyi menyampaikan bahwa beberapa Huntara masih memiliki fasilitas yang belum memadai, seperti tidak adanya plafon dan ventilasi, sementara kondisi sungai menggerus badan jalan dan permukiman warga.

“Pemulihan ini tidak hanya memperbaiki kerusakan, tetapi juga memperkuat mitigasi agar kejadian serupa tidak berdampak besar pada masyarakat,” ujar Bupati saat meninjau aliran Sungai Blang Awe yang akan dinormalisasi dan diperkuat dengan pembangunan bronjong hingga muara.

Wakil Bupati Hasan Basri menekankan, prioritas pemerintah daerah adalah pemulihan akses dan layanan dasar, termasuk perbaikan Jembatan Blang Awe yang kini diperlebar serta penanganan instalasi PDAM yang terdampak parah di beberapa titik.

Baca Juga |  Tim Tabur Kejati Aceh Berhasil Mengamankan DPO Kejari Bireuen

“Air bersih dan akses jalan adalah kebutuhan mendasar. Kami pastikan pelayanan tetap berjalan meski sementara masih dalam kondisi darurat,” tambah Wakil Bupati.

Paparan indikator pemulihan yang disampaikan Bupati dan Wakil Bupati menjadi acuan bagi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, sekaligus memastikan program berjalan terukur dan tepat sasaran.

Kegiatan lapangan ini juga bertujuan memantau progres pembangunan Huntara, kondisi sungai, jembatan, dan instalasi PDAM agar semua proyek pemulihan sesuai standar keselamatan dan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga |  Muda Seudang Pidie Jaya: Hukum Tak Boleh Tumpul ke Atas – Polres Harus Usut Tuntas Dugaan Kekerasan oleh Wakil Bupati

Pemerintah daerah berharap dukungan pemerintah pusat melalui skema APBN dapat mempercepat penanganan infrastruktur yang rusak sehingga proses rehabilitasi berjalan lebih cepat dan efisien.

Komitmen Pemkab Pidie Jaya terlihat dari kehadiran Bupati dan Wakil Bupati dalam peninjauan langsung serta koordinasi intensif dengan Satgas PRRP dan OPD terkait.

Dengan langkah-langkah ini, Pemkab Pidie Jaya menargetkan pemulihan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kehidupan masyarakat di wilayah terdampak pascabencana berlangsung secara menyeluruh.

 

 

(Prokopim)

Share :

Baca Juga

Daerah

Normalisasi Sungai dan Perbaikan Jembatan Jadi Prioritas Pemulihan di Pidie Jaya

Daerah

Muallem–DekFadh Prioritaskan Daerah Terdampak, Langsa Terima Rp250 Juta

Daerah

Chairan Manggeng Tegaskan Komitmen PW IWO Aceh Bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Aceh

Daerah

IWO Aceh Dampingi Safari Ramadhan Pemprov 2026

Daerah

Inflasi Aceh Naik, Wagub Fadhlullah Minta Operasi Pasar Diperkuat

Daerah

Satgas PRRP Tinjau Huntara dan Infrastruktur, Kapolres Pidie Jaya Pastikan Pengamanan Proyek

Daerah

Menko Polkam Tinjau Progres Pembangunan IKN, Optimistis Siap Jadi Pusat Pemerintahan Modern

Daerah

Konflik Global Memanas, Pemerintah Perkuat Ketahanan Energi Lewat Kilang Balikpapan