Home / Daerah / Headline / News

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:48 WIB

Kuliah Umum di Unpri Medan, Kapolda Aceh Angkat tema ” Local Wisdom Dalam Merawat Kamtibmas dan Penegakan Hukum

Nusaone /  Medan — Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., memberikan kuliah umum di Unpri Medan pada Kamis, 12 Maret 2026, dengan tema “Local Wisdom dalam Merawat Kamtibmas dan Penegakan Hukum”, yang diikuti oleh ratusan mahasiswa dan civitas akademika.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Aceh menekankan bahwa kearifan lokal memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks.

Menurutnya, nilai-nilai budaya, adat istiadat, serta norma yang hidup di tengah masyarakat merupakan kekuatan sosial yang mampu memperkuat stabilitas keamanan apabila dikelola dengan baik.

Baca Juga |  Personel Polres Pidie Gotong Royong Bersihkan Rumah Warga Terdampak Banjir di Mutiara Timur

“Kearifan lokal merupakan bagian penting dalam menjaga kamtibmas. Pendekatan budaya dan nilai-nilai masyarakat dapat menjadi jembatan dalam menciptakan keamanan yang lebih humanis dan berkeadilan,” ujar Kapolda Aceh di hadapan para mahasiswa.

Ia menjelaskan bahwa penegakan hukum tidak hanya dilakukan melalui pendekatan formal semata, tetapi juga perlu didukung oleh pendekatan sosial dan budaya yang hidup di tengah masyarakat.

Kapolda Aceh juga menyoroti pentingnya peran generasi muda, khususnya mahasiswa, sebagai agen perubahan yang memiliki tanggung jawab dalam menjaga persatuan, toleransi, serta stabilitas sosial di tengah masyarakat.

Baca Juga |  SBA Perkuat Sinergi Lewat FKM 2025: CSR Makin Tepat Guna untuk Masyarakat Aceh Besar

“Mahasiswa memiliki peran strategis sebagai generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, saya berharap mahasiswa dapat menjadi pelopor dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan serta ikut berkontribusi dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” tambahnya.

Dalam kuliah umum tersebut, Kapolda Aceh juga menekankan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan, masyarakat, dan aparat penegak hukum dalam merawat keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menurutnya, keamanan bukan hanya tanggung jawab kepolisian semata, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.

“Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama. Ketika masyarakat, akademisi, dan aparat penegak hukum dapat bersinergi dengan baik, maka stabilitas keamanan akan lebih mudah tercipta,” jelasnya.

Baca Juga |  IWO Hadirkan Tujuh Bukti Dokumen di Sidang KI Medan

Kuliah umum berlangsung dengan penuh antusias. Para mahasiswa aktif mengikuti jalannya diskusi serta mengajukan berbagai pertanyaan terkait penerapan kearifan lokal dalam penyelesaian konflik sosial dan penegakan hukum.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan institusi kepolisian dalam membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat berbasis nilai-nilai budaya dan kearifan lokal.

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Pergub JKA Resmi Dicabut, Direktur RSUD TCD Sigli: Layanan Warga Pidie Tanpa Batasan Desil

Daerah

Kejaksaan Tinggi Aceh Gelar Program Jaksa Masuk Sekolah di SMA Negeri 1 Idi Rayeuk

Headline

Angin Kencang Terjang Pidie Jaya, Rumah Mantan Imam di Manyang Lancok Rusak Parah

Daerah

Dinas Peternakan Aceh Pastikan Stok Hewan Kurban Aman Jelang Meugang Iduladha 1447 H

News

Solidarity Squad Aceh Apresiasi Pencabutan Pergub JKA oleh Gubernur Aceh

Lingkungan

Launching Desa Siaga Bencana, PLN UID Aceh dan Pemkab Pidie Jaya Perkuat Kesiapsiagaan Warga

Daerah

Saweu Keude Kupi Kapolres Sabang Bersama Warga Kuta Timu, Perkuat Sinergi “Polri Untuk Masyarakat”

Daerah

DPW MIM Aceh Desak Gubernur Buka Bukti Resmi Pencabutan JKA, Jangan Hanya Lempar Pernyataan