Pidie Jaya — nusaone.id Warga Gampong Blang, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya (Pijay), Aceh, melakukan evakuasi sebuah mobil yang tertimbun lumpur akibat banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada 26 Desember 2025.
Evakuasi kendaraan dilakukan secara manual oleh warga setempat dengan cara bergotong royong menggunakan peralatan seadanya, seperti cangkul dan ember. Proses penggalian dilakukan di tengah kondisi lingkungan yang masih dipenuhi lumpur tebal.

Mobil tersebut tertimbun material lumpur bercampur kayu dan pasir di area permukiman warga. Ketebalan lumpur diperkirakan mencapai sekitar 2,5 meter, sehingga hampir seluruh bagian kendaraan tidak terlihat dan menyulitkan proses evakuasi.
Meski menghadapi medan yang berat dan licin akibat sisa genangan air, warga tetap bahu-membahu membersihkan material banjir yang menutupi kendaraan. Semangat kebersamaan terlihat kuat sebagai bentuk solidaritas warga pascabencana.
Salah seorang warga, Azhari yang akrab disapa Azree dan bersama rekan-rekannya tampak berantusias terlibat langsung dalam proses penggalian. Ia bersama warga lainnya bekerja tanpa mengenal lelah demi menyelamatkan kendaraan yang menjadi salah satu aset penting bagi pemiliknya.
Banjir bandang yang terjadi secara menyeluruh di wilayah Pidie Jaya juga berdampak pada sejumlah gampong lainnya, seperti Blang Cut dan Dayah Kruet. Hingga kini, beberapa wilayah tersebut dilaporkan masih belum menerima bantuan secara maksimal.
Selain kendaraan, banjir bandang juga menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan dan tertimbun lumpur. Warga berharap pemerintah daerah segera menyalurkan bantuan lanjutan, termasuk dukungan alat berat dan bantuan logistik, guna mempercepat proses pemulihan pascabanjir bandang.
















