Home / Daerah / Headline / Lingkungan / News / Peristiwa / Sosial

Minggu, 21 Desember 2025 - 22:30 WIB

Lumpur Setinggi 2,5 Meter, Warga Gampong Blang Evakuasi Mobil Secara Manual

Pidie Jaya — nusaone.id    Warga Gampong Blang, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya (Pijay), Aceh, melakukan evakuasi sebuah mobil yang tertimbun lumpur akibat banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada 26 Desember 2025.

Evakuasi kendaraan dilakukan secara manual oleh warga setempat dengan cara bergotong royong menggunakan peralatan seadanya, seperti cangkul dan ember. Proses penggalian dilakukan di tengah kondisi lingkungan yang masih dipenuhi lumpur tebal.

Baca Juga |  Hadiri Acara Bakar Batu, Satgas Yonif 112/DJ Jalin Kebersamaan Warga Puncak Jaya

Mobil tersebut tertimbun material lumpur bercampur kayu dan pasir di area permukiman warga. Ketebalan lumpur diperkirakan mencapai sekitar 2,5 meter, sehingga hampir seluruh bagian kendaraan tidak terlihat dan menyulitkan proses evakuasi.

Meski menghadapi medan yang berat dan licin akibat sisa genangan air, warga tetap bahu-membahu membersihkan material banjir yang menutupi kendaraan. Semangat kebersamaan terlihat kuat sebagai bentuk solidaritas warga pascabencana.

Baca Juga |  Menembus Medan Lumpur, Tim Trail Seulanga Polres Pidie Antar Bantuan ke Wilayah Terisolir Aceh Tengah

Salah seorang warga, Azhari yang akrab disapa Azree dan bersama rekan-rekannya tampak berantusias terlibat langsung dalam proses penggalian. Ia bersama warga lainnya bekerja tanpa mengenal lelah demi menyelamatkan kendaraan yang menjadi salah satu aset penting bagi pemiliknya.

Banjir bandang yang terjadi secara menyeluruh di wilayah Pidie Jaya juga berdampak pada sejumlah gampong lainnya, seperti Blang Cut dan Dayah Kruet. Hingga kini, beberapa wilayah tersebut dilaporkan masih belum menerima bantuan secara maksimal.

Baca Juga |  Konsisten Timses Sabar, Masyarakat Pijay Hanya Bisa Menaruh Harapan pada Bek Syeh-Syoh

Selain kendaraan, banjir bandang juga menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan dan tertimbun lumpur. Warga berharap pemerintah daerah segera menyalurkan bantuan lanjutan, termasuk dukungan alat berat dan bantuan logistik, guna mempercepat proses pemulihan pascabanjir bandang.

Share :

Baca Juga

Headline

Tak Hanya Lihat Kekurangan, Faisal Mhd Serukan Solidaritas Antar Kader PERMASA

Pendidikan

ALBAB Pijay Kembali Gelar Pengajian Rutin, Angkat Kajian Kitab Ad-Dasuqi

Daerah

Pangdam Iskandar Muda Lantik 101 Bintara Baru di Rindam IM.

Daerah

Ngaku KDRT Saat Telepon Polisi, Ternyata Ibu di Banda Aceh Ini Hanya Lapar: Respon Polisi Bikin Haru!

Daerah

Polresta Banda Aceh Sita 70 Ribu Batang Rokok Ilegal Dari Mahasiswa Asal Bireuen

Daerah

Pangdam IM Pimpin Penutupan Dikmaba Infanteri TNI AD Gelombang I TA 2026

News

Bawa Aspirasi Warga ke Pusat, Mustafa Abubakar Pantau Kondisi SD IT di Meunasah Lhok

News

Prof. Dr. Mustafa Abubakar, M.Si Desak Percepatan Penanganan Sungai Meureudu