nusaone.id – Meureudu – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat penanganan dan pemulihan daerah yang terdampak bencana di sejumlah wilayah di Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Tito saat menghadiri kegiatan penyerahan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf serta para kepala daerah yang hadir secara langsung maupun secara virtual.
Dalam sambutannya, Tito mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang hadir serta menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan. Ia mengatakan kunjungannya ke daerah terdampak merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kondisi masyarakat pascabencana.
Tito mengungkapkan bahwa sejak awal terjadinya bencana, pemerintah pusat di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto telah memberikan perhatian serius terhadap penanganan korban serta pemulihan infrastruktur yang rusak.
Ia mengingatkan bahwa dirinya pernah mengunjungi daerah tersebut pada 29 November lalu saat banjir masih melanda dan banyak fasilitas yang belum berfungsi. Namun saat ini kondisi dinilai sudah jauh lebih baik dengan pulihnya berbagai fasilitas seperti jalan nasional, listrik, serta distribusi kebutuhan pokok.
Menurut Tito, berbagai upaya terus dilakukan pemerintah dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk TNI, Polri, serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mempercepat proses pemulihan.
Selain perbaikan fasilitas umum, pemerintah juga memberikan perhatian kepada para korban bencana. Bantuan diberikan kepada keluarga korban meninggal dunia serta masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan ringan, sedang, maupun berat.
Tito juga menyebutkan bahwa pemerintah pusat telah memberikan tambahan anggaran melalui berbagai skema untuk membantu daerah dalam menangani dampak bencana, termasuk melalui Belanja Tidak Terduga (BTT) dan dukungan dari pemerintah pusat.
Selain itu, pemerintah juga memberikan tambahan Transfer Keuangan Daerah (TKD) kepada sejumlah provinsi terdampak. Untuk Provinsi Aceh misalnya dialokasikan sekitar Rp1,6 triliun, sementara Provinsi Sumatera Utara sekitar Rp6,3 triliun dan Provinsi Sumatera Barat sekitar Rp2,6 triliun.
Secara keseluruhan, total tambahan anggaran transfer ke daerah yang disalurkan pemerintah mencapai sekitar Rp10,6 triliun. Dana tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah untuk mempercepat pemulihan infrastruktur serta membantu masyarakat terdampak bencana.
Di akhir sambutannya, Tito mengapresiasi kerja cepat Kementerian Sosial dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Ia berharap seluruh pemerintah daerah dapat segera menyelesaikan pendataan agar bantuan yang diberikan pemerintah dapat tersalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
Penulis & foto Arju Na Fahlefi
pemerintah pusat telah memberikan tambahan anggaran melalui berbagai skema untuk membantu daerah dalam menangani dampak bencana, termasuk melalui Belanja Tidak Terduga (BTT) dan dukungan dari pemerintah pusat.



















