Home / Daerah / Kesehatan / Lingkungan / Nasional / News / Pendidikan / Peristiwa / Sosial

Rabu, 7 Januari 2026 - 00:15 WIB

Menjaga Marwah di Tengah Bencana, Pesan Filosofis Abiya Jeunib untuk Orang Aceh

Bireuen – nusaone.id

Tokoh kharismatik Aceh, Tgk Muhammad Yusuf yang akrab disapa Abiya Jeunib, kembali menyuarakan pesan moral yang kuat kepada masyarakat Aceh di tengah kondisi pascabanjir. Melalui pendekatan filosofis yang menyejukkan namun tegas, Abiya Jeunib mengajak masyarakat untuk menjaga marwah demi martabat orang Aceh, khususnya dalam mendidik anak-anak.

Abiya Jeunib dikenal sebagai ulama yang memiliki kepedulian tinggi terhadap anak yatim piatu dan fakir miskin. Ia memimpin sebuah lembaga sosial yang menaungi ratusan anak yatim, baik dalam bidang pendidikan maupun pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari. Kepedulian tersebut tercermin dalam sikap dan pesan-pesan sosial yang konsisten ia sampaikan kepada publik.

Baca Juga |  Keluhan Listrik Warga Bracan Dikawal Aparat, Polres Pidie Jaya Jaga Kondusivitas

Dalam pesannya, Abiya Jeunib menyoroti fenomena anak-anak yang turun ke jalan meminta bantuan kepada pengguna jalan dengan alasan dampak banjir. Menurutnya, bentuk empati dan solidaritas sosial tidak boleh dilakukan dengan cara yang membahayakan keselamatan anak serta berpotensi membentuk mental ketergantungan sejak dini.

“Banjir boleh menguji ketahanan hidup, tetapi tidak boleh mengikis adab dan pendidikan anak-anak kita. Jalan raya bukan ruang belajar bagi mereka,” ujar Abiya Jeunib.

Baca Juga |  Kapolres Pidie Salurkan Bantuan Akpol 2005 Untuk Warga Terdampak Banjir di Kabupaten Pidie

Ia menegaskan bahwa nilai-nilai kehidupan masyarakat Aceh mengajarkan kemandirian, kehormatan, serta tanggung jawab orang tua dalam menjaga masa depan generasi penerus. Oleh karena itu, ia mengajak orang tua, aparatur gampong, dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama mengawasi serta mengedukasi anak-anak agar tetap berada di lingkungan yang aman dan produktif.

Selain itu, Abiya Jeunib juga mengingatkan agar penyaluran bantuan pascabanjir dilakukan melalui mekanisme yang tepat, terkoordinasi, dan bermartabat, tanpa melibatkan anak-anak di ruang publik yang berisiko.

Baca Juga |  ASD Tegaskan Pernyataan Wagub Aceh Bukan Permintaan Tambahan BKO

Pesan yang disampaikan Abiya Jeunib diharapkan mampu menggugah kesadaran kolektif masyarakat Aceh untuk bangkit dari bencana dengan tetap menjunjung nilai-nilai luhur, kemanusiaan, dan pendidikan sebagai fondasi utama kehidupan sosial. Menjaga marwah di tengah bencana, menurutnya, adalah bagian dari menjaga martabat kita sebagai orang Aceh.

Share :

Baca Juga

Daerah

H. Sibral Malasyi dan Hasan Basri Tinjau Langsung Huntara dan Infrastruktur Rusak di Pidie Jaya

Daerah

Normalisasi Sungai dan Perbaikan Jembatan Jadi Prioritas Pemulihan di Pidie Jaya

Daerah

Muallem–DekFadh Prioritaskan Daerah Terdampak, Langsa Terima Rp250 Juta

Daerah

Chairan Manggeng Tegaskan Komitmen PW IWO Aceh Bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Aceh

Daerah

IWO Aceh Dampingi Safari Ramadhan Pemprov 2026

Daerah

Inflasi Aceh Naik, Wagub Fadhlullah Minta Operasi Pasar Diperkuat

Daerah

Satgas PRRP Tinjau Huntara dan Infrastruktur, Kapolres Pidie Jaya Pastikan Pengamanan Proyek

Daerah

Menko Polkam Tinjau Progres Pembangunan IKN, Optimistis Siap Jadi Pusat Pemerintahan Modern