Home / Opini / Pemerintah Aceh

Rabu, 15 April 2026 - 13:23 WIB

Musrenbang RKPK 2027, Bupati Pidie Jaya Tekankan Sinkronisasi Prioritas Pembangunan

nusaone.id – Pidie Jaya – Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, menegaskan pentingnya sinkronisasi prioritas pembangunan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPK Tahun 2027.

Hal tersebut disampaikan saat membuka secara resmi Musrenbang RKPK Pidie Jaya 2027 yang berlangsung di Gedung MTQ Meureudu, Rabu (15/4/2026). 

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir perwakilan Kepala Bappeda Aceh, Dr. H. T. Ahmad Dadek, S.H., M.H., anggota DPRA Dapil II Pidie dan Pidie Jaya, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Pidie Jaya Dr. Munawar Ibrahim, S.Kp., M.PH., para asisten, staf ahli, kepala SKPK, serta berbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya.

Baca Juga |  Banjir dan Longsor Terjang Pidie Jaya, Bupati Nyak Syi Tetap Dampingi Warga

Bupati Sibral Malasyi menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis untuk menyusun arah kebijakan pembangunan daerah tahun 2027.

Menurutnya, forum ini juga menjadi wadah untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan program prioritas pemerintah daerah agar pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Musrenbang ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi momentum penting untuk menyatukan visi serta memastikan program yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati.

Ia menegaskan, seluruh program pembangunan harus mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta percepatan pembangunan daerah.

Baca Juga |  Kapolres Pidie Jaya Laksanakan Pengecekan Stok BBM di Dua SPBU Wilayah Bandar Dua dan Meurah Dua

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa fokus pembangunan tahun 2027 diarahkan pada pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Pidie Jaya.

Upaya tersebut mencakup pembangunan kembali infrastruktur dasar, normalisasi sungai, revitalisasi sektor pertanian dan tambak, serta penguatan ekonomi masyarakat terdampak.

Selain itu, sektor pendidikan, kesehatan, serta tata kelola pemerintahan yang berbasis syariat juga tetap menjadi prioritas dalam perencanaan pembangunan daerah.

Bupati turut mengajak seluruh peserta Musrenbang untuk aktif memberikan masukan yang konstruktif demi kemajuan Pidie Jaya.

Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan sinergi seluruh pihak, mulai dari tingkat gampong hingga dukungan pemerintah provinsi dan pusat.

Baca Juga |  ASD Tegaskan Pernyataan Wagub Aceh Bukan Permintaan Tambahan BKO

“Kami berharap dari forum ini lahir program yang terukur, realistis, dan mampu menjawab persoalan mendasar masyarakat, khususnya dalam pemulihan ekonomi dan pembangunan infrastruktur,” katanya.

Melalui Musrenbang RKPK 2027 ini, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menargetkan terciptanya kesepahaman bersama terkait arah pembangunan tahun mendatang.

Dengan demikian, setiap kebijakan yang diambil diharapkan memiliki arah yang jelas, berpihak pada kepentingan masyarakat, serta selaras dengan visi pembangunan daerah yang berkelanjutan.

 

 

(Forkopimda)

 

 

Share :

Baca Juga

Nasional

Wagub Aceh Dorong Sinergi Media dalam Pemberitaan Kebencanaan

Opini

Di Hadapan Relawan, Dek Fadh Tegaskan Komitmen Bangun Aceh

Opini

Fadhlullah Pimpin Pembahasan Intensif Revisi UUPA Jelang Kunjungan Banleg DPR RI

Hukum & Kriminal

Jejak Mafia Tambang Emas Ilegal di Babahrot, Ada Dugaan ‘Negara dalam Negara’

Kesehatan

Sentuhan Kemanusiaan, Bupati Pidie Jaya Kunjungi Warga Sakit dan Salurkan Bantuan

Pemerintah Aceh

Sinergi Ulama dan Umara Jadi Sorotan dalam Rakor MPU 2026

Opini

Foreder Soroti Kadus Tanpa Ijazah dan Rangkap Jabatan di Abdya

News

Mukarramah Fadhlullah: Pekarangan Kecil Bisa Berdampak Besar