Home / Daerah / Headline / Lingkungan / Nasional / News / Peristiwa / Sosial

Senin, 9 Maret 2026 - 16:22 WIB

Sekjen PP IWO Perempuan Indonesia Masuk Daftar Empat Perempuan Inspiratif Pendamping Pengungsi Suaka

nusaone.id – Jakarta – Sekretaris Jenderal PP IWO Perempuan Indonesia, Lia Telly Natalia, masuk dalam daftar empat perempuan inspiratif di Indonesia yang dinilai aktif mendampingi para pencari suaka dan pengungsi dari berbagai negara yang berada di Indonesia.

Pengakuan tersebut diberikan oleh Jesuit Refugee Service Indonesia bersama SUAKA sebagai bentuk apresiasi terhadap perempuan-perempuan yang dinilai memiliki kepedulian tinggi terhadap isu kemanusiaan dan perlindungan pengungsi.

Profil Lia Telly Natalia bersama tiga perempuan inspiratif lainnya diangkat dalam rangka memperingati kontribusi para pendamping yang selama ini bekerja membantu para pengungsi dan pencari suaka di Indonesia.

Penilaian tersebut diberikan karena mereka dinilai konsisten terlibat dalam kegiatan pendampingan, advokasi, serta berbagai aktivitas sosial yang bertujuan membantu para pengungsi menjalani kehidupan yang lebih layak selama berada di Indonesia.

Baca Juga |  Said Rizqi Saifan Pimpin HIPMI Aceh, Siap Dorong Investasi dan Ciptakan Lapangan Kerja

Lia Telly Natalia dikenal aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan, khususnya yang berkaitan dengan perlindungan perempuan, anak, serta kelompok rentan, termasuk para pencari suaka yang berada di sejumlah kota di Indonesia.

Sebagai Sekjen PP IWO Perempuan Indonesia, Lia juga kerap mendorong keterlibatan perempuan dalam gerakan sosial dan kemanusiaan, termasuk memberikan perhatian terhadap nasib para pengungsi yang hidup dalam keterbatasan.

Para pengungsi yang berada di Indonesia umumnya berasal dari negara-negara yang dilanda konflik dan krisis kemanusiaan, seperti Afghanistan, Myanmar, Somalia, dan beberapa negara di Timur Tengah.

Baca Juga |  Pemulihan Lamban, Korban Banjir dan Longsor Aceh Sorot Kinerja Satgas Bencana

Mereka datang ke Indonesia dengan harapan mendapatkan perlindungan sementara sambil menunggu proses penempatan kembali ke negara ketiga melalui mekanisme lembaga internasional.

Namun selama berada di Indonesia, para pengungsi sering menghadapi berbagai keterbatasan, seperti akses pekerjaan, pendidikan, hingga layanan sosial, sehingga peran relawan dan pendamping kemanusiaan menjadi sangat penting.

Melalui berbagai kegiatan pendampingan, para aktivis kemanusiaan membantu memberikan dukungan moral, edukasi, serta pemberdayaan bagi para pengungsi agar tetap memiliki harapan dan semangat menjalani kehidupan.

Pengakuan terhadap Lia Telly Natalia ini juga menjadi bentuk penghargaan terhadap peran perempuan Indonesia yang aktif memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas lintas bangsa.

Baca Juga |  Kapolda Aceh Sambut Ketua MPR RI di Bandara Sultan Iskandar Muda

Selain itu, langkah tersebut diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan kemanusiaan serta memberikan perhatian terhadap kondisi para pengungsi di Indonesia.

Dengan masuknya Lia Telly Natalia dalam daftar empat perempuan inspiratif tersebut, diharapkan semakin banyak pihak yang tergerak untuk memperkuat solidaritas dan dukungan terhadap para pencari suaka dan pengungsi yang membutuhkan perlindungan.

 

Penulis : Arju Na Fahlefi

Foto.  Netizen

Lia Telly Natalia dinilai memiliki kepedulian tinggi terhadap isu kemanusiaan, khususnya terkait kondisi para pencari suaka yang berada di Indonesia sambil menunggu proses penempatan ke negara ketiga.

Share :

Baca Juga

Daerah

Pangdam IM Pimpin Penutupan Dikmaba Infanteri TNI AD Gelombang I TA 2026

News

Bawa Aspirasi Warga ke Pusat, Mustafa Abubakar Pantau Kondisi SD IT di Meunasah Lhok

News

Prof. Dr. Mustafa Abubakar, M.Si Desak Percepatan Penanganan Sungai Meureudu

Nasional

Tradisi Meuseuraya Toet Lemang Semarakkan HUT ke-24 Abdya

News

Ngopi Santai di Kafe Tuwaga, Dedi Putra Bagikan Kisah Perjalanan Hidup yang Penuh Inspirasi

Headline

PT Nindya Karya Optimalisasi Fasilitas Huntara Tamiang untuk Kenyamanan Aktivitas Penghuni

Daerah

RSUD Aceh Besar Tegaskan Layanan Kesehatan Tetap Stabil, Isu Kekosongan Obat Hingga 5 Bulan Tidak Benar

Daerah

‎Dirreskrimum Polda Aceh Laksanakan Asistensi dan Supervisi KUHP–KUHAP Terbaru di Polres Pidie