nusaone.id – Pidie Jaya, Rabu 23 April 2026 – Wakil Bupati Pidie Jaya, Hasan Basri, ST., MM bersama Prof. Dr. Mustafa Abubakar, M.Si melakukan tinjauan menyeluruh ke wilayah terdampak bencana yang terletak di Gampong Meunasah Lhok, Dusun Pante Geulima, Kecamatan Meureudu. Selain menilai kerusakan permukiman dan infrastruktur, keduanya juga turun langsung memantau kondisi Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD IT) yang berada di lokasi tersebut dan ikut terkena dampak bencana.
Dalam peninjauan di lapangan yang masih dipenuhi lumpur dan puing-puing bangunan, Hasan Basri menyatakan pemerintah daerah bergerak cepat menyusun langkah rehabilitasi dan rekonstruksi. “Kami lihat sendiri betapa parahnya dampak yang diterima warga di Gampong Meunasah Lhok, termasuk fasilitas pendidikan seperti SD IT ini. Semua kebutuhan akan kita catat dan jadikan prioritas agar kehidupan masyarakat dan proses belajar-mengajar segera kembali normal,” ujarnya.
Sementara itu, Mustafa Abubakar tak hanya memberikan masukan teknis soal penataan wilayah tahan bencana, tetapi juga menyempatkan diri menelusuri setiap ruangan dan fasilitas di SD IT tersebut. Ia melihat langsung kerusakan bangunan kelas, perpustakaan, serta sarana belajar lainnya yang rusak atau terendam lumpur.
“SD IT di Dusun Pante Geulima ini menjadi salah satu pusat pendidikan unggulan di wilayah Meureudu, jadi pemulihannya harus jadi perhatian utama. Saya akan menjembatani seluruh data kerusakan dan usulan bantuan ini ke pemerintah pusat, baik soal pendanaan, bantuan material, maupun program revitalisasi sekolah. Kita pastikan anak-anak bisa belajar kembali di lingkungan yang aman dan nyaman,” tegasnya.
Kunjungan ini juga dihadiri pejabat daerah, tokoh masyarakat, guru, orang tua murid, dan warga sekitar. Mereka menyampaikan harapan agar pembangunan kembali tidak hanya memperbaiki yang rusak, tetapi juga merancang bangunan yang lebih kuat menghadapi potensi bencana di masa depan.
Pemkab Pidie Jaya menargetkan perbaikan darurat fasilitas pendidikan di Meunasah Lhok selesai dalam dua bulan ke depan, agar tahun ajaran baru dapat dimulai tanpa hambatan. Seluruh proses akan diawasi secara ketat untuk menjamin transparansi dan kualitas pembangunan.
(Tim Redaksi Putra Chan/Arju Na Fahlefi)
Sekolah SD IT sangat memprihatikan setelah pasca banjir di Pidie Jaya


















