Headline news//nuasone.id – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Gampong perdana resmi dibuka di Kecamatan Gleumpang Baro, Kabupaten Pidie, Senin malam (5/5/2026). Kegiatan ini menjadi ajang syiar Islam sekaligus wadah pembinaan generasi muda pecinta Al-Qur’an.
Pembukaan MTQ berlangsung di Halaman Masjid Baiturrahman Cot Gleumpang dan dihadiri Camat Gleumpang Baro, unsur Muspika, tokoh agama, aparatur gampong, dewan hakim, serta ratusan masyarakat yang antusias menyaksikan acara.
Camat Gleumpang Baro, Karniadi, S.Sos, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan MTQ perdana di wilayah itu.
Menurut Karniadi, MTQ bukan hanya ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga serta membangun semangat religius di tengah masyarakat.
Sebanyak 21 gampong ikut ambil bagian dalam kegiatan ini, yakni Uke, Kumbang, Gleumpang Bungkok, Balee Gatong, Seureukui, Daboih, Pula Panjoe, Bungong, Seukee, dan Palong. Selain itu, empat Kemukiman juga turut berpartisipasi, yakni Riwat dan Mukim Trueng Campli.
Ketua Panitia MTQ, Nasrullah, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan menjadi agenda rutin tahunan serta mampu melahirkan qari dan qariah terbaik untuk mewakili kecamatan ke tingkat kabupaten.
Berbagai cabang perlombaan dipertandingkan dalam MTQ ini, mulai dari tilawah anak-anak, remaja, dewasa, hafalan Al-Qur’an, fahmil Qur’an, syarhil Qur’an, hingga khattil Qur’an. Perlombaan dijadwalkan berlangsung sampai 10 Mei 2026.
Di sela kegiatan, Tim Media Nusaone mewawancarai salah satu kafilah dari Gampong Palong. Perwakilan peserta tersebut menyatakan optimistis menghadapi seluruh cabang lomba dan menargetkan prestasi tertinggi.
“Kami siap untuk meraih juara umum,” ujar salah satu kafilah Gampong Palong dengan penuh semangat.
(Tim Redaksi Putra Chan/Arju Na Fahlefi)
embukaan MTQ berlangsung di Halaman Masjid Baiturrahman Cot Gleumpang dan dihadiri Camat Gleumpang Baro, unsur Muspika, tokoh agama, aparatur gampong, dewan hakim, serta ratusan masyarakat yang antusias menyaksikan acara.


















