nusaone id – Pidie Jaya – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Aceh pada Jumat, 1 Mei 2026 pukul 16.36 WIB.
Peringatan tersebut menyebutkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang mulai terjadi sekitar pukul 16.46 WIB.
Sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kabupaten Aceh Selatan, Aceh Barat, Aceh Besar, Pidie, Aceh Singkil, Aceh Barat Daya, Aceh Jaya, Nagan Raya, serta Kota Banda Aceh dan Kota Sabang.
Di Kabupaten Aceh Selatan, hujan diperkirakan terjadi di wilayah Bakongan, Kluet Selatan, hingga Tapaktuan. Sementara di Aceh Barat meliputi Johan Pahlawan, Meureubo, hingga kawasan Woyla.
Untuk Kabupaten Aceh Besar, potensi hujan meliputi Lhoknga, Indrapuri, Darussalam, hingga Blang Bintang. Sedangkan di Kota Banda Aceh mencakup kecamatan Baiturrahman, Kuta Alam, hingga Ulee Kareng.
BMKG juga menyebutkan kondisi cuaca ekstrem ini berpotensi meluas ke sejumlah daerah lain seperti Aceh Tenggara, Aceh Tengah, Simeulue, Bireuen, Gayo Lues, hingga Pidie Jaya.
Fenomena ini dipengaruhi oleh kondisi atmosfer yang mendukung pertumbuhan awan hujan signifikan di wilayah Aceh, terutama pada sore hingga malam hari.
BMKG memperkirakan kondisi ini masih akan berlangsung hingga sekitar pukul 20.10 WIB.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang, serta terus memantau informasi cuaca resmi dari BMKG.
(**)

















