Pidie Jaya — nusaone.id — Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi, MA, S.Sos, ME bersama Dandim 0102 Pidie dan Kapolres Pidie Jaya meninjau Jembatan Gantung Garuda yang menghubungkan Gampong Seunong, Kecamatan Meurah Dua, dengan Gampong Blang Awe, Kecamatan Meureudu, Jumat (9/1/2026). Jembatan tersebut kini sudah dapat digunakan masyarakat sebagai akses penghubung antarwilayah.
Peninjauan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda, Muspika, keuchik, tokoh masyarakat, aparatur gampong, serta warga setempat. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kondisi jembatan aman, layak, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam pemulihan akses pascabencana.
Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi menyampaikan bahwa kehadiran Jembatan Gantung Garuda merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam membuka akses hidup masyarakat pedesaan. Pemerintah daerah, kata dia, terus mendorong percepatan pembangunan dan pemulihan infrastruktur dasar melalui kolaborasi lintas sektor.
“Jembatan ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi akses hidup masyarakat. Pemerintah hadir untuk memastikan jembatan dapat digunakan dengan aman dan memberi dampak nyata bagi aktivitas warga,” ujar Bupati.
Jembatan Gantung Garuda merupakan bagian dari Program Sosial Ekspedisi 1.000 Jembatan Gantung untuk Indonesia yang menyasar wilayah dengan tingkat keterisolasian tinggi dan risiko keselamatan penyeberangan sungai. Pembangunan jembatan ini diharapkan mampu menjawab persoalan keterbatasan akses yang selama ini dihadapi masyarakat.
Pembangunan jembatan ini bertujuan menghilangkan hambatan mobilitas warga, terutama bagi pelajar, petani, pedagang, serta masyarakat yang membutuhkan akses layanan kesehatan dan administrasi pemerintahan. Selain itu, jembatan ini juga menjadi solusi atas risiko penyeberangan sungai, khususnya saat musim hujan dan debit air meningkat.
Dandim 0102 Pidie menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan jembatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap pembangunan wilayah dan penguatan ketahanan sosial masyarakat. Sementara itu, Kapolres Pidie Jaya mengimbau masyarakat agar mematuhi aturan keselamatan dalam penggunaan jembatan demi menjaga keberlanjutan fungsi dan keamanan jembatan.
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembangunan infrastruktur yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, berorientasi pada keselamatan publik, serta mendorong pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.
(Prokopim)



















