Home / Headline / News

Rabu, 1 Oktober 2025 - 12:23 WIB

Gemira Aceh Mendukung Keterwakilan Perempuan di Baitul Mal Aceh

Nusaone.id | Banda Aceh,  – Gemira Aceh mengapresiasi hasil kerja tim penjaringan dan penyaringan keanggotaan Badan Baitul Mal Aceh periode tahun 2025-2030. Berdasarkan pengumuman tim nomor 451.1/009/timselBMA/IX/2025, 15 nama peserta telah lulus tahapan wawancara, namun hanya satu nama perempuan yang dinyatakan lulus.

“Kami percaya bahwa proses penjaringan dan penyaringan yang terlaksana dengan transparan dan akuntabel dapat dipertanggungjawabkan kepada publik, sehingga hasil seleksi menjamin kredibilitas keanggotaan Baitul Mal Aceh nantinya,” kata Ketua Gemira Aceh, Ustadz Nazaruddin Yahya, Lc.

Baca Juga |  Banjir Sungai Meureudu Kembali Rendam SDIT dan Permukiman di Pante Geulima, Pidie Jaya

Gemira Aceh juga sangat mendukung keterwakilan perempuan di dalam Baitul Mal Aceh. “Kami berharap hasil kerja tim yang akan disampaikan kepada Gubernur dan DPRA mendapat atensi dan pertimbangan terkait keterwakilan perempuan dalam keanggotaan Baitul Mal Aceh,” kata Nazar.

Menurutnya, perempuan dapat meningkatkan efektivitas dan kualitas pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf yang berpihak kepada kaum perempuan. “Kami percaya bahwa keterwakilan perempuan memiliki arti penting dalam masyarakat Aceh, dan tentu saja perempuan dapat memastikan apa yang menjadi kebutuhan dan aspirasi dari kaumnya sendiri,” jelas Nazar.

Baca Juga |  Lumpur Setinggi 2,5 Meter, Warga Gampong Blang Evakuasi Mobil Secara Manual

Gemira Aceh juga berharap bahwa dengan adanya keterwakilan perempuan, Badan Baitul Mal Aceh semakin berkomitmen untuk mengembangkan program ekonomi kreatif untuk perempuan dan ketahanan keluarga. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan ekonomi perempuan dan meningkatkan ketahanan keluarga melalui pengembangan usaha mikro dan kecil.

Baca Juga |  Dinas Sosial Aceh Kerahkan TAGANA Siaga Penuh Hadapi Cuaca Ekstrem

 

“Dengan keterwakilan perempuan di Baitul Mal Aceh dan pengembangan program ekonomi kreatif, kami percaya bahwa pengelolaan zakat, infak, sedekah dan wakaf di Aceh dapat menjadi lebih efektif dan berkualitas, serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh,” tutup Nazar.

Share :

Baca Juga

Daerah

Normalisasi Sungai dan Perbaikan Jembatan Jadi Prioritas Pemulihan di Pidie Jaya

Daerah

Muallem–DekFadh Prioritaskan Daerah Terdampak, Langsa Terima Rp250 Juta

Daerah

Chairan Manggeng Tegaskan Komitmen PW IWO Aceh Bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Aceh

Daerah

IWO Aceh Dampingi Safari Ramadhan Pemprov 2026

Daerah

Inflasi Aceh Naik, Wagub Fadhlullah Minta Operasi Pasar Diperkuat

Daerah

Satgas PRRP Tinjau Huntara dan Infrastruktur, Kapolres Pidie Jaya Pastikan Pengamanan Proyek

Daerah

Menko Polkam Tinjau Progres Pembangunan IKN, Optimistis Siap Jadi Pusat Pemerintahan Modern

Daerah

Konflik Global Memanas, Pemerintah Perkuat Ketahanan Energi Lewat Kilang Balikpapan