Bireuen – nusaone.id
Hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, Aceh, sejak Kamis sore (13/11/2025). Kondisi cuaca ekstrem tersebut menyebabkan arus lalu lintas di jalur utama Peudada–Kota Juang Bireuen melambat akibat jalanan yang basah dan licin.
Berdasarkan laporan anggota Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) dengan callsign JZ01CFC, Musliadi, hujan mulai turun sekitar pukul 17.15 WIB di kawasan Meunasah Alue, Peudada. Saat itu, Musliadi yang sedang dalam perjalanan menuju Kota Juang, Bireuen, sempat tersendat akibat derasnya hujan yang mengganggu jarak pandang dan membuat kondisi jalan tidak aman untuk melaju cepat.

Hujan turun deras sejak sore, jarak pandang terbatas dan jalan licin. Banyak kendaraan terpaksa melambat demi keselamatan,” ujar Musliadi (JZ01CFC) dalam laporannya kepada media.
Hujan yang berlangsung hingga malam hari turut mengganggu aktivitas warga di wilayah Peudada dan sekitarnya. Sejumlah pengendara terlihat menepi di pinggir jalan untuk menunggu hujan reda sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kota Juang.
Meski demikian, hingga malam belum ada laporan terkait banjir, pohon tumbang, atau insiden kecelakaan akibat cuaca buruk tersebut. Namun masyarakat diimbau tetap berhati-hati karena kondisi cuaca diperkirakan masih belum stabil.
Pihak RAPI bersama BPBD Bireuen terus memantau situasi di lapangan dan siap menyampaikan informasi terkini melalui jaringan komunikasi radio serta media daring untuk memastikan masyarakat mendapatkan update yang cepat dan akurat.
Sementara itu, BMKG mengingatkan agar pengendara tidak memaksakan perjalanan saat hujan deras dan menghindari berteduh di bawah pohon besar guna mencegah risiko kecelakaan dan bahaya tersambar petir.



















