nusaone.id – Meureudu — Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, menegaskan bahwa guru merupakan pilar utama dalam pembangunan pendidikan daerah. Hal itu disampaikannya saat membuka Konferensi Kabupaten XXIII Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pidie Jaya di Aula Cot Trieng Kantor Bupati, Rabu (29/4/2026).
Menurut Sibral, peran guru sangat strategis dalam mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, ia mendorong seluruh anggota PGRI untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
“Kami meminta seluruh anggota PGRI untuk berperan aktif dan terus berinovasi dalam memajukan pendidikan di Pidie Jaya. Kita harus memiliki komitmen kuat untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas,” ujarnya.
Konferensi yang mengusung tema “Transformasi PGRI Menuju Indonesia Emas” tersebut menjadi ajang konsolidasi para pendidik dan pengurus PGRI se-Kabupaten Pidie Jaya dalam menyusun arah serta strategi organisasi ke depan.
Selain itu, Bupati juga mengapresiasi kehadiran para peserta yang dinilai menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat dunia pendidikan sekaligus mempererat silaturahmi antarpendidik.
“Di tengah kesibukan tugas masing-masing, kita masih dapat meluangkan waktu untuk berkumpul demi kemajuan pendidikan dan daerah,” katanya.
Ia berharap, melalui forum tersebut lahir berbagai gagasan dan program kerja yang selaras dengan kebijakan pemerintah daerah, sehingga sinergi antara PGRI dan pemerintah dapat semakin kuat.
Konferensi ini turut dihadiri unsur Forkopimda dan pejabat daerah, di antaranya Asisten I Setdakab Pidie Jaya, Inspektur, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, perwakilan Kementerian Agama, serta pengurus PGRI Provinsi Aceh dan PGRI Kabupaten Pidie Jaya.
Dalam kegiatan itu juga dibahas sejumlah agenda penting, termasuk pemilihan kepengurusan baru serta penyusunan program prioritas PGRI untuk lima tahun ke depan.
(Forkapimda)


















