nusaone – Pidie Jaya – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menyalurkan sebanyak 282 buku tabungan Bantuan Stimulan Rumah Rusak Sedang Tahap I kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi, Selasa (5/5/2026).
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi, MA., S.Sos., M.E di Aula Bappeda Pidie Jaya. Kegiatan itu turut dihadiri unsur pemerintah pusat dan provinsi, di antaranya Wakaposko Wilayah Aceh Satgas PRRP Sumatera/Deputi BNPP Kemendagri Dr. Nurdin, S.Sos., M.Si, perwakilan BNPB, Kepala BPBA Ir. Bahron Bakti, ST., MT, unsur Forkopimda, para asisten, dan kepala SKPK.

“Rumah bukan sekadar bangunan, tetapi tempat tumbuhnya harapan dan pusat kehidupan keluarga. Bantuan ini adalah wujud kehadiran pemerintah agar masyarakat dapat segera bangkit,” ujar Bupati.
Ia menjelaskan, pada tahap pertama bantuan diberikan kepada 282 kepala keluarga yang tersebar di tujuh gampong, yakni Blang Awe 14 KK, Manyang Cut 41 KK, Meunasah Lhok 83 KK, Beurawang 90 KK, Blang Cut 18 KK, Dayah Usen 11 KK, dan Meunasah Bie 25 KK.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 269 kepala keluarga telah menerima buku tabungan, satu kepala keluarga tercatat meninggal dunia, sementara 12 lainnya masih dalam proses verifikasi di Bank Syariah Indonesia (BSI).
Setiap penerima bantuan rumah rusak sedang memperoleh dana sebesar Rp30 juta yang disalurkan melalui rekening masing-masing penerima.
Untuk tahap awal, masyarakat diperbolehkan mencairkan dana sebesar Rp15 juta, sedangkan sisa bantuan akan diberikan setelah seluruh dokumen administrasi dilengkapi.
Bupati juga mengimbau masyarakat agar menggunakan bantuan tersebut secara tepat sasaran dan tetap memperhatikan kualitas bangunan agar lebih tahan terhadap risiko bencana di masa mendatang.
Pemkab Pidie Jaya memastikan proses pendataan warga terdampak lainnya masih terus berjalan agar penyaluran bantuan berikutnya dapat dilakukan secara bertahap dan tepat sasaran.
(Tim Redaksi Putra Chan/Arju Na Fahlefi)
282 kepala keluarga yang tersebar di tujuh gampong, yakni Blang Awe 14 KK, Manyang Cut 41 KK, Meunasah Lhok 83 KK, Beurawang 90 KK, Blang Cut 18 KK, Dayah Usen 11 KK, dan Meunasah Bie 25 KK.


















