nusaone.id – Dewan Pimpinan Cabang Forum Relawan Demokrasi (FOREDER) Aceh Barat Daya meminta Bupati Safaruddin segera mengevaluasi Camat Jeumpa, Arie Warisman, yang dinilai belum maksimal menjalankan tugas pemerintahan dan pembangunan di kecamatan tersebut.
Permintaan itu disampaikan Sekretaris DPC FOREDER Abdya, Abdul Razak, kepada wartawan, Selasa (5/5/2026). Menurutnya, selama empat tahun menjabat, Camat Jeumpa belum mampu membawa perubahan signifikan bagi kemajuan wilayah itu.
Ia menilai masih banyak ketimpangan dan ketertinggalan pembangunan yang terjadi di Kecamatan Jeumpa. Bahkan, kondisi tersebut disebut semakin terlihat dalam beberapa tahun terakhir.
“Belakangan ini kemajuan Kecamatan Jeumpa semakin merosot. Kami melihat hal itu dipengaruhi kapasitas camat yang semakin menurun,” kata Abdul Razak.
Selain persoalan pembangunan, FOREDER juga menyoroti lemahnya pembinaan dan pengawasan terhadap pemerintahan desa di wilayah Jeumpa. Hal itu dinilai menyebabkan tumpang tindih jabatan serta penunjukan aparatur desa tanpa mempertimbangkan kapasitas yang memadai.
Akibatnya, roda pemerintahan desa disebut berjalan stagnan dan pelayanan kepada masyarakat belum optimal.
“Banyak ketimpangan dalam desa, camat terkesan membiarkan hal itu terjadi. Seharusnya camat melakukan pembinaan dengan baik. Jika itu tidak dilakukan, berarti bupati perlu mengevaluasi camat,” ujarnya.
Abdul Razak juga menilai mutasi terhadap Camat Jeumpa seharusnya sudah dilakukan sejak awal pemerintahan Bupati Safaruddin. Menurutnya, program pembangunan daerah belum tersinkronisasi dengan baik di tingkat kecamatan.
Ia menambahkan, camat dinilai terlalu mengikuti kepentingan sejumlah kepala desa sehingga penyegaran pemerintahan gampong tidak berjalan sebagaimana mestinya.
“Kalau boleh kita buka-bukaan saja, camat hari ini seperti terjebak dalam politik kepala desa. Kalau tidak berani bertindak, lebih baik mundur saja dari jabatan camat,” tegasnya.
FOREDER berharap Bupati Safaruddin segera mengambil langkah evaluasi terhadap Camat Jeumpa agar pembangunan di wilayah tersebut kembali berjalan sesuai visi “Arah Baru Abdya Maju”. Pihaknya juga menyatakan siap mengawal kebijakan pemerintah daerah demi kemajuan Aceh Barat Daya.
(**)


















