Home / Daerah / Headline / News

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:05 WIB

Ketua ICMI Aceh; Perlu Segera Reboisasi Hutan di seluruh Aceh

Nusaone / Banda Aceh  –  Ketua ICMI Aceh, Dr Taqwaddin Husin menyatakan perlunya segera dilakukan upaya penanaman kembali atau reboisasi terhadap areal hutan yang telah gundul di daratan tinggi seluruh Aceh.

Hal ini penting segera dilakukan guna memulihkan fungsi ekologis, hidrologis, dan keanekaragaman hayati yang bertujuan untuk mengembalikan ekosistem, mencegah banjir dan longsor, serta untuk mengurangi pemanasan global.

Hal ini diungkapkan dalam kunjungan lapangan ke Dataran Tinggi Gayo. Kunjungan tersebut didampingi oleh Pengurus Daerah ICMI Aceh Tengah yang diketuai oleh Dr Edi Putra Kelana dan beberapa Akademisi dari Universitas Gajah Putih, Takengon, Sabtu 2 Mei 2026.

Baca Juga |  Polsek Kembang Tanjung Gelar Gotong Royong, Bersihkan Fasilitas Publik Pasca Banjir

Selain melakukan kunjungan lapangan dan diskusi terbatas, Ketua ICMI Aceh yang didampingi oleh Prof Yusny Saby dan Dr Agustin Hanafi juga menyerahkan wakaf Alquran kepada Pengurus ICMI Aceh Tengah untuk disalurkan kepada para korban bencana banjir dan longsor.

Dalam pertemuan dengan Majelis Pengurus Daerah ICMI Aceh Tengah, Taqwaddin Husin juga menerima usulan kegiatan Seminar Internasional terkait Penanggulangan Bencana yang akan dilaksanakan di Takengon menyambut Hari Lingkungan Hidup se-Dunia yang jatuh 5 Juni 2026.

Baca Juga |  Polres Pidie Ungkap Kasus Pencurian di MIN 7 Sakti, Dua Pelaku Diamankan

Panitia Seminar Internasional tersebut, Dr Amna menyatakan mereka sudah mengundang narasumber dari Bahrain, Malaysia, Jepang, Indonesia, serta membuka call paper dari berbagai Ahli yang konsern dengan isu kebencanaan dari berbagai disiplin ilmu.

Merespon usulan pertemuan Internasional tersebut, Dr Taqwaddin yang juga Dosen pada Program Pascasarjana Magister Ilmu Kebencanaan USK, menyarankan agar isu yang dibahas dalam seminar itu nantinya harus berparadigmakan hulu-hilir, yaitu penanggulangan kebencanaan secara menyeluruh dari perbaikan hutan di gunung hingga perbaikan sungai dan kuala. Jadi jangan melulu dibahas aspek hilirnya saja.

Baca Juga |  Darul Ulum Banda Aceh Cetak Santri Peneliti Muda Berprestasi

Mengakhiri tukar pikiran dengan pimpinan ICMI Aceh Tengah, Taqwaddin mengingatkan agar jangan lupa selalu berkonsultasi dan memberi masukan pikiran kepada pihak pemerintah.

“Sekarang ini upaya penanggulangan bencana harus berbasis kemitraan yang pentahelix, yaitu yang melibatkan masyarakat tempatan, akademisi,  Ormas, kalangan usahawan,  media, dan pemerintah. Jadi, tidak bisa hanya pemerintah saja,” pungkas Taqwaddin.

 

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Padusi Tapa Siap Tampil di Persit Bisa 2026, Bawa Produk Sereh Wangi Aceh Selatan ke Nasional

Headline

Khalid Terpilih Pimpin Foskadja di Mubes V, Dapat Dukungan Penuh

Nasional

Hari Pers Sedunia 2026: Pemerintah Pidie Jaya Tegaskan Komitmen Demokrasi

News

Sinergi Pusat dan Daerah, Ketua PW IWO Aceh Temui Sekjen PP IWO di Jakarta

News

Sinergi Otoritas Jasa Keuangan dan Ikatan Wartawan Online Dorong Edukasi Keuangan Masyarakat

News

Kepedulian Nyata Polisi: Balita Hidrosefalus di Pidie Jaya Dapat Perhatian

Headline

Warga Huntara Apresiasi PMI Pidie Jaya atas Bantuan Korban Hidrometeorologi

Headline

PMI Pidie Jaya Salurkan Lima Ratusan Paket Pakaian untuk Warga Huntara