Home / Opini / Politik

Selasa, 28 April 2026 - 11:33 WIB

Kunjungan Kerja di DPP PSI, T. Rival Amiruddin Temui Endang Tirtana

nusaone.id – JAKARTA — Pengusaha transportasi asal Aceh, T. Rival Amiruddin, melakukan kunjungan kerja ke kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Jakarta. Kedatangan Amiruddin disambut langsung oleh Endang Tirtana, salah satu figur kunci dan petinggi PSI yang dikenal aktif mendorong penguatan jaringan politik berbasis generasi muda serta nilai-nilai kebangsaan.

Dalam diskusi yang berlangsung, Endang Tirtana menyambut sangat positif berbagai gagasan dan masukan yang disampaikan oleh T. Rival Amiruddin. Ia menilai, keterlibatan tokoh lokal yang memiliki basis sosial yang kuat seperti Amiruddin dapat menjadi katalisator yang efektif dalam mempercepat pertumbuhan dan elektabilitas PSI di Aceh.

Selain aktif mengurus partai, Endang Tirtana juga saat ini dipercaya menjabat sebagai Komisaris Independen di PT Kereta Api Indonesia (KAI). Posisi strategis ini semakin memperkuat rekam jejaknya dalam hal tata kelola organisasi, manajemen, serta pengawasan korporasi yang profesional.

Pertemuan ini menjadi momen penting dalam rangka membangun komunikasi strategis antara tokoh daerah dengan kepengurusan pusat. Dalam diskusi yang berlangsung hangat dan konstruktif tersebut, kedua pihak menyoroti berbagai peluang dan tantangan politik, khususnya terkait pengembangan sayap partai di wilayah Aceh.

Baca Juga |  Lapas Kelas IIA Banda Aceh ikuti Pengarahan Dirjen Pemasyarakatan melalui via Zoom

Sementara itu, Endang Tirtana dalam paparannya menegaskan pentingnya membangun fondasi politik yang berintegritas tinggi dan berorientasi penuh pada pelayanan publik. Figur yang lahir pada 9 April 1981 ini memiliki latar belakang perjalanan panjang di dunia organisasi dan sosial kemasyarakatan.

Dalam kesempatannya, T. Rival Amiruddin memaparkan potensi besar yang dimiliki Aceh sebagai wilayah strategis untuk pengembangan basis massa PSI. Ia menilai pendekatan partai yang adaptif, modern, dan progresif dapat menjadi pintu masuk yang tepat untuk memperluas pengaruh di tengah masyarakat yang memiliki karakter sosial dan religius yang sangat kuat.

Kombinasi antara pengalaman di dunia aktivisme kemasyarakatan dan profesionalisme di dunia usaha menjadikannya salah satu representasi kader PSI yang memiliki kapasitas dan kapabilitas strategis di tingkat nasional. Hal ini menjadi nilai tambah dalam memandu arah perkembangan partai ke depannya.

Endang menambahkan, PSI sangat terbuka terhadap tokoh-tokoh daerah yang memiliki komitmen kuat untuk membangun daerah dan bangsa. Kehadiran figur-figur inspiratif dari berbagai latar belakang, termasuk dunia usaha, dinilai sangat penting untuk memperkaya wawasan dan perspektif partai.

Baca Juga |  Trauma Healing di Gampong Pante Beureneh, Wujud Empati Polri untuk Warga Terdampak

Endang diketahui memulai kiprahnya sejak muda melalui organisasi pelajar Muhammadiyah, sebelum kemudian aktif di berbagai gerakan sosial, termasuk melalui Maarif Institute. Pengalaman panjang di dunia organisasi tersebut telah membentuk karakter kepemimpinannya yang inklusif, moderat, dan sangat berbasis pada nilai-nilai kebangsaan.

T. Rival Amiruddin sendiri dikenal luas sebagai tokoh muda yang memiliki jejaring luas dan kedekatan emosional dengan berbagai lapisan masyarakat. Ia memiliki akses yang kuat mulai dari kalangan ulama, santri, pengusaha muda, hingga masyarakat akar rumput di berbagai kabupaten dan kota di Aceh.

Dengan karakter kepemimpinan yang komunikatif, visioner, serta dikenal dermawan, Amiruddin dinilai memiliki modal sosial yang sangat kuat untuk berkontribusi besar dalam pengembangan organisasi partai. Sosoknya dianggap mampu menjadi jembatan yang menghubungkan aspirasi masyarakat dengan kebijakan partai.

Pertemuan di kantor DPP PSI ini menjadi langkah awal yang signifikan dalam memperkuat konsolidasi antara tingkat pusat dan daerah. Baik Amirudin maupun Endang Tirtana sepakat bahwa kolaborasi strategis dan sinergi yang solid menjadi kunci utama untuk mendorong PSI tumbuh sebagai kekuatan politik baru yang relevan dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Baca Juga |  Dari Qori Berbakat hingga Calon Rektor USK, Inilah Sosok Prof. Dr. H. Agussabti

Ke depannya, diharapkan pertemuan ini akan melahirkan berbagai langkah konkret yang dapat memperkuat struktur organisasi serta memenangkan kepercayaan publik, khususnya di Provinsi Aceh dalam menghadapi berbagai agenda politik dan pembangunan ke depan.

Menurut Amirudin, Aceh membutuhkan wadah politik yang mampu menjembatani nilai-nilai tradisi dengan kemajuan zaman. Ia meyakini bahwa dengan kepemimpinan yang tepat dan program yang menyentuh hati rakyat, PSI memiliki peluang besar untuk diterima dan menjadi pilihan utama masyarakat di provinsi ujung barat Indonesia tersebut.

 

(Tim Redaksi Putra Chan)

T.Rival Amiruddin memaparkan potensi besar yang dimiliki Aceh sebagai wilayah strategis untuk pengembangan basis massa PSI. Ia menilai pendekatan partai yang adaptif, modern,

 

 

Share :

Baca Juga

Opini

Wagub Aceh Dorong Sinergi dan Akselerasi Pembangunan di HUT Aceh Singkil

Headline

Warga Huntara Terima 1.000 Paket Bantuan dari PMI Pidie Jaya

Nasional

Tradisi Meuseuraya Toet Lemang Semarakkan HUT ke-24 Abdya

Opini

Polda Aceh Tekankan Standar Baru Penyidikan di Polres Pidie Jaya

Opini

Pro-Kontra Pergub JKA, Pengamat Tegaskan Tidak Hapus Jaminan Masyarakat Miskin

Nasional

Sinergi Pusat dan Daerah, Aksi Praja IPDN di Aceh Tamiang Dapat Pujian

Opini

Disertasi Alumni Dayah Ungkap Konsep Hibrid, Sidang Berlangsung Dinamis

Opini

Fadlullah Pastikan Bantuan Rumah Korban Bencana Tersalurkan Tepat Sasaran