nusaone.id – Meureudu – Polres Pidie Jaya menggelar rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral guna memperkuat stabilitas keamanan dan ketahanan daerah di tengah dinamika global, Kamis (30/4/2026).
Rakor yang berlangsung di Aula Tribrata Polres Pidie Jaya itu dipimpin Kapolres AKBP Ahmad Faisal Pasaribu dan dihadiri Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi, unsur Forkopimda, perwakilan TNI, DPRK, para kepala SKPK, serta instansi terkait.
Dalam rakor tersebut, dibahas langkah antisipatif menghadapi tiga isu utama, yakni dampak konflik geopolitik global, pengamanan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), serta potensi cuaca ekstrem akibat fenomena El Nino 2026.
Kapolres Pidie Jaya menyampaikan bahwa eskalasi konflik global berpotensi memicu kenaikan harga energi, meningkatnya biaya distribusi, hingga inflasi kebutuhan pokok. Hal ini dinilai dapat berdampak langsung terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat.
“Situasi global harus kita antisipasi bersama karena berpengaruh hingga ke daerah, terutama dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok,” ujar Kapolres.
Selain itu, Polres Pidie Jaya juga menyiapkan langkah pengamanan untuk memastikan peringatan May Day berlangsung aman dan kondusif.
Di sisi lain, menghadapi potensi El Nino, jajaran kepolisian meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat dan petani melalui Bhabinkamtibmas, serta mengintensifkan patroli terpadu guna mencegah kebakaran hutan dan lahan.
Pemerintah daerah juga didorong untuk menyiapkan langkah strategis dalam menjaga distribusi pangan, mengendalikan inflasi, serta mengantisipasi dampak kemarau panjang.
Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks.
“Kita harus bergerak cepat dan tepat serta memastikan kebijakan yang diambil dapat berjalan efektif di lapangan,” ujarnya.
Melalui rakor ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat meningkatkan kesiapsiagaan dalam menjaga keamanan, stabilitas ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat di tengah dinamika global dan ancaman bencana alam.
(Humas Polres Pijay)


















