Home / Daerah / Headline / News

Sabtu, 29 November 2025 - 22:31 WIB

Menhan RI Tinjau Dampak Bencana Aceh, Danlanud SIM Sambut Kedatangan di VIP Room Lanud SIM

Aceh Besar. Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, melakukan kunjungan kerja ke Aceh untuk meninjau langsung dampak bencana alam yang melanda sejumlah wilayah. Kedatangan Menhan RI beserta rombongan disambut oleh Komandan Lanud Sultan Iskandar Muda, Kolonel Nav Sudaryanto, S.M, di VIP Room Mako Lanud Sultan Iskandar Muda, Sabtu (29/11/2025).

Setibanya di VIP Room Mako Lanud SIM, Menhan RI bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., serta Danlanud SIM melaksanakan Briefing perkembangan situasi dampak bencana alam Kabupaten dan Kota se Provinsi Aceh.

Baca Juga |  Tersangka Baru Kasus Korupsi Beasiswa BPSDM 2021–2024 Berinisial ET

Dalam laporan Pangdam IM, disebutkan bahwa 18 dari 23 Kabupaten/Kota di Aceh mengalami kerusakan parah, termasuk 27 jembatan rusak akibat longsor, serta 37 korban meninggal dunia dan 29 orang masih dinyatakan hilang. Kerusakan juga terjadi pada berbagai infrastruktur publik seperti perkantoran, sekolah, tempat ibadah, dan fasilitas umum lainnya. Hingga saat ini, 3.999 personel TNI telah dikerahkan untuk mendukung penanganan dan pendataan di lapangan.

Menhan RI menegaskan bahwa langkah prioritas pemerintah adalah memperkuat mobilitas udara sebagai jalur utama untuk menjangkau daerah yang masih terisolasi. “Seluruh logistik akan kita konsentrasikan. Listrik harus segera hidup dalam waktu singkat, dan dengan penambahan kekuatan helikopter, penanganan dapat dipercepat,” ujarnya. Selain itu, Menhan meminta percepatan evakuasi melalui jalur darat, laut, dan udara, serta memastikan rumah sakit siap beroperasi sebagai pusat layanan medis.

Baca Juga |  Polri dan Warga Serentak Pulihkan Lingkungan Pascabanjir dan Longsor di Aceh Tengah

Untuk mendukung kelancaran komunikasi dan koordinasi, Menhan RI juga menginstruksikan penggunaan Starlink, sehingga jaringan komunikasi dan distribusi logistik tidak terputus.

Sementara itu, Panglima TNI menambahkan bahwa Pasukan PRCPB yang telah dibentuk akan segera dievaluasi untuk melengkapi kebutuhan di lapangan. Ia juga mengingatkan agar seluruh prajurit tetap mewaspadai potensi bencana susulan.

Baca Juga |  Kejati Aceh Lantik Kajari Aceh Selatan, Tegaskan Komitmen Integritas dan Pelayanan Publik

Usai menerima paparan dan memberikan arahan, Menhan RI bersama Panglima TNI dan rombongan bertolak menuju Desa Manyang Lancok, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, menggunakan dua helikopter Caracal HT-7202 dan HT-7205 dari Skadron Udara 8 Lanud ATS Bogor. Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak bencana alam di wilayah yang tidak dapat terjangkau menggunakan jalur darat.

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Kapolres Sabang Tinjau Dapur MBG SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Sabang

Headline

Kajati Aceh Resmikan Program Adhyaksa Peduli Stunting di Pidie Jaya

Headline

IWO Aceh Tunjukkan Eksistensi, Minat Bergabung Terus Naik

Daerah

Polresta Banda Aceh Gelar Apel Pagelaran Sarpras Jelang Hari Buruh Internasional

Headline

Warga Huntara Terima 1.000 Paket Bantuan dari PMI Pidie Jaya

News

Lumpur Jadi Berkah, Semangka Tumbuh Subur di Sawah Meureudu

Daerah

Munawar Ibrahim Terpilih Sebagai Ketua ICMI Pidie Jaya

Daerah

Melarikan Diri dan Terjatuh ke Lereng Saat Hendak Ditangkap, Seorang Pengedar Narkoba di Aceh Timur Meninggal Dunia